Untuk hati yang dilema
Sesak,
penuh laksa bunga
Entah ini apa
Mengalun indah di relung jiwa
Pernah kutanya diri
Tentang apa yang kurasa kini
Namun, ia hanya tersipu
Menampakkan rona pipi,
malu
Rekah senyum
Dengar sebutan namamu
Bak kembang api meledak
Jantungku berdetak
Dan kutanya hati
Ia hanya tertunduk
dan berkata
: ia ini cinta
Cinta pada pandang pertama
Sesak,
penuh laksa bunga
Entah ini apa
Mengalun indah di relung jiwa
Pernah kutanya diri
Tentang apa yang kurasa kini
Namun, ia hanya tersipu
Menampakkan rona pipi,
malu
Rekah senyum
Dengar sebutan namamu
Bak kembang api meledak
Jantungku berdetak
Dan kutanya hati
Ia hanya tertunduk
dan berkata
: ia ini cinta
Cinta pada pandang pertama
ciee
BalasHapus